Kenaikan Tunjangan Anggota DPR RI: Memangnya Masih Kurang?

Ikuti
Anggota DPR RI via rmoljakarta.com

DPR RI kembali menghebohkan netizen Indonesia, pasalnya Kemenkeu telah setuju dengan usulan terhadap kenaikan tunjangan untuk para anggota dewan, termasuk untuk pimpinan dan wakil pimpinan DPR RI.

Belum selesai dengan shock therapy tersebut, bahkan ada beberapa anggota dewan yang malah menyebutkan tunjangan tersebut belum mencukupi kebutuhan. Tetapi, juga tidak banyak anggota yang malah menolak dengan adanya kenaikan tunjangan tersebut.

Lalu bagaimana mekanisme kenaikan tunjangan tersebut? Seberapa besar kah nominal rupiah yang mereka dapat setelah kenaikan tunjangan?

Tunjangan tersebut terbagi menjadi beberapa bagian, seperti yang dijelaskan Jerome Wirawan dari BBC Indonesia – tunjangan tersebut adalah:

  1. Tunjangan kehormatan
  2. Tunjangan komunikasi intensif
  3. Tunjangan peningkatan fungsi pengawasan dan anggaran
  4. Tunjangan langganan listrik dan telepon

Fahri Hamzah sebagai Wakil Ketua DPR menyatakan bahwa kenaikan tunjangan tersebut adalah hal yang normal karena tunjangan sebelumnya dinilai masih kurang.

Kembali Jerome menjelaskan bahwa berdasarkan data DPR, setiap anggota DPR memperoleh gaji pokok sebesar Rp4,2 juta perbulan. Lalu dengan berbagai tunjangan – jumlahnya dapat mencapai Rp58 – Rp60 juta perbulan dan Fahri Hamzah masih menyatakan hal tersebut kurang.

Tentukan pilihan anda

Anda harus login terlebih dahulu untuk menentukan sikap dan pendapat anda.


Komentar

Unknown user

Anda harus login terlebih dahulu untuk memberikan komentar.